• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
No Result
View All Result

Rocky Gerung di UNMAS: Hidup Tak Pasti tetapi Ada Kopi Arak

Rocky Gerung di UNMAS: Hidup Tak Pasti tetapi Ada Kopi Arak

BacaJuga

Enam Perda Strategis Bali dan Tekad Bersama Gubernur untuk Masa Depan Pulau Dewata

Enam Perda Strategis Bali dan Tekad Bersama Gubernur untuk Masa Depan Pulau Dewata

Peringatan Dua Dekade KY: Usulan Perluasan Wewenang dan Status ASN Penghubung Daerah

Peringatan Dua Dekade KY: Usulan Perluasan Wewenang dan Status ASN Penghubung Daerah

www.rekamfakta.id – Denpasar menjadi saksi bisu sebuah acara yang menarik perhatian saat kuliah umum diadakan di Ruang Auditorium Saraswati, Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar. Pada hari Selasa, 6 Januari 2026, suasana ruangan dipenuhi dengan riuh tepuk tangan ketika pengamat politik dan akademisi, Rocky Gerung, menyampaikan penutup yang tak terduga: Kopi Arak Bali.

Dengan tema “Dialektika & Retorika: Logika dan Nalar di Era Artificial Intelligence (AI)”, kuliah ini membahas kompleksitas teknologi yang kian berkembang dengan kearifan lokal yang perlu dijaga. Di tengah antusiasme mahasiswa, Rocky berhasil menjembatani dua dunia ini dengan gaya komunikasinya yang mengesankan.

Acara dipandu oleh Rektor UNMAS, Prof. Dr. Sukawati Lanang Pertama, dan dihadiri oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Rocky, dalam penyampaian materinya, menekankan bahwa di zaman keberadaan teknologi canggih, kemampuan nalar dan otentisitas manusia menjadi sangat krusial.

Menariknya, saat mendekati akhir acara, Rocky mengungkapkan kalimat yang memicu tawa sekaligus tepuk tangan yang meriah dari mahasiswa. “Saya diterima di Saraswati dengan cara semarak. Walaupun hidup tidak pasti, asal ada kopi arak, terima kasih,” katanya, menutup kuliah dengan nuansa emosional yang kuat.

Ungkapan tentang kopi arak ini bukan sekadar hiasan dalam pidato. Sebelumnya, pada hari Senin, 5 Januari, Rocky mengunjungi kediaman Gubernur Koster di Jaya Sabha untuk mendiskusikan berbagai isu hangat sambil menikmati kopi yang dicampur arak Bali. Dalam kesempatan itu, Rocky mengakui Koster sebagai kawan dalam berpikir dan berjuang di ranah politik.

Gubernur Koster menjelaskan bahwa campuran kopi dan arak ini diibaratkan sebagai “Irish Coffee” versi lokal. Koster menyampaikan bahwa dengan takaran yang tepat, kopi arak bisa membantu menjaga stamina tubuh tanpa ketergantungan kepada obat-obatan kimia, memberikan perspektif baru tentang konsumsi minuman lokal.

Terlebih, Koster juga menekankan pentingnya keberpihakan ekonomi pada produk lokal Bali yang tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga kultur masyarakat. “Adik-adik mahasiswa jangan alergi. Di Eropa ada kopi dengan whisky, kita punya kopi arak. Ini adalah upaya kita mencintai produk sendiri agar ekonomi rakyat terus bergerak,” katanya.

Pertemuan antara dua tokoh ini di podium UNMAS tidak hanya sekadar memberikan pelajaran tentang logika dan retorika. Lebih dari itu, mereka juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi yang kian tak terelakkan.

Menggali Makna di Balik Kesederhanaan Kopi Arak

Penggunaan kopi arak sebagai penutup kuliah menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat diangkat menjadi isu yang relevan di tengah perkembangan teknologi. Rocky Gerung berhasil menggugah kesadaran akan tradisi yang dapat berkontribusi pada gagasan dan diskusi yang lebih besar. Selain itu, ia mengajak mahasiswa untuk lebih memperhatikan warisan budaya mereka sendiri.

Ketika Rocky membahas tentang kopi arak, dia bukan hanya menjelaskan komposisi minuman tersebut. Lebih jauh lagi, dia mengajak audiens untuk memahami bahwa tradisi ini merupakan bagian dari identitas Bali yang harus dirayakan dan dilestarikan. Mengaitkan tradisi dengan teknologi adalah cara untuk memastikan bahwa generasi mendatang akan menghargai akar budaya mereka.

Lebih dari sekadar rasa, kopi arak memiliki makna mendalam yang bisa mempersatukan masyarakat. Ini mencerminkan bagaimana hal-hal sederhana bisa membawa rasa kebersamaan dan saling menghargai, menjadi jembatan yang menyatukan generasi tua dan muda. Dalam konteks ini, Rocky berhasil menciptakan suasana yang mengajak audiens merenung dan beradaptasi dengan iklim zaman yang serba cepat.

Pentingnya Mengenali dan Mengadaptasi Tradisi Lokal

Situasi yang dihadapi masyarakat modern menuntut kita untuk lebih fleksibel dan adaptif dalam menjalani hidup. Oleh karena itu, mengenali dan memanfaatkan tradisi lokal seperti kopi arak menjadi strategi yang cerdas. Di tengah gempuran budaya asing, menjaga tradisi seperti ini menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang.

Gubernur Koster menekankan bahwa dengan mempopulerkan produk lokal, daya tarik pariwisata Bali dapat terus meningkat. Sehingga, tidak hanya masyarakat lokal yang merasakan manfaatnya, tetapi juga bisa menarik perhatian para wisatawan yang ingin merasakan otentisitas lokal. Pertemuan itu menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih fokus pada pengembangan produk lokal yang memiliki potensi besar.

Kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kuliah umum, tetapi juga menjadi ajang untuk menjalin hubungan antara mahasiswa dan pemerintah. Ketika mahasiswa terinspirasi oleh pemimpin mereka, hal ini dapat menciptakan semangat untuk ikut serta dalam proses pengembangan daerah. Dengan berkolaborasi, mereka dapat mewujudkan visi yang lebih besar bagi masa depan Bali.

Menjaga Keseimbangan antara Modernisasi dan Budaya

Dalam era kemajuan teknologi, dunia informasi bergerak dengan cepat dan seringkali meminggirkan aspek budaya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya. Rocky dan Koster dalam diskusi mereka menekankan bahwa kedua aspek ini dapat saling melengkapi.

Dengan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya mengenali dan menerapkan nilai-nilai lokal, kita dapat membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan. Rocky menggunakan konteks kopi arak untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya tidak seharusnya dianggap sebagai beban, melainkan sebagai kekuatan yang dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi.

Pada akhirnya, kuliah umum ini lebih dari sekadar membahas perilaku logika dan retorika di tengah kemajuan teknologi. Ini adalah panggilan bagi semua kita untuk menghargai dan merayakan warisan budaya sambil tetap membuka diri terhadap kemajuan, membawa kita menuju masa depan yang lebih harmonis dan berkelanjutan.

Previous Post

Bali United Menang Atas Arema FC Dengan Skor 1-0

Next Post

Selamatkan Barang Kenangan Penumpang Senilai Rp205 Juta Selama Nataru oleh KAI Daop 6

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Baliraya
  • Iptek
  • Nasional
  • Otomotif
  • Regional
Rekamfakta.id

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In