• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
No Result
View All Result

Gunungkidul Selenggarakan FKY 2025 dengan Tema Adat Istiadat dan Etos Adoh Ratu Cedhak Watu

Gunungkidul Selenggarakan FKY 2025 dengan Tema Adat Istiadat dan Etos Adoh Ratu Cedhak Watu

BacaJuga

Empat Masalah Kesehatan di Indonesia Terungkap di UGM Kanker Stroke dan Ancaman Lainnya

Empat Masalah Kesehatan di Indonesia Terungkap di UGM Kanker Stroke dan Ancaman Lainnya

Mural One Piece di Sleman Dihapus karena Bendera Merah Putih yang Digunakan

Mural One Piece di Sleman Dihapus karena Bendera Merah Putih yang Digunakan

www.rekamfakta.id – Yogyakarta kembali menggeliat dengan hadirnya Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY), yang memasuki tahun ketiganya dalam rencana lima tahunan. Setelah sebelumnya mengangkat tema pangan di Kulon Progo dan benda di Bantul, kini perhatian tertuju pada Kabupaten Gunungkidul, yang akan menjadi tuan rumah dengan fokus pada adat istiadat.

FKY 2025 dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, dari tanggal 11 hingga 18 Oktober 2025, bertempat di Lapangan Logandeng, Playen, Gunungkidul. Acara ini diharapkan mampu menyoroti kekayaan budaya masyarakat setempat dan mengajak mereka untuk berpartisipasi aktif.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menyampaikan bahwa FKY kini sedang menjalani proses rebranding. Forum ini bertujuan untuk merayakan semua aspek kebudayaan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat luas dalam perayaannya.

Tema tahun ini bertajuk “Adoh Ratu, Cedhak Watu,” yang secara literal berarti “jauh dari raja atau pemimpin, dekat dengan batu.” Tema ini menekankan pada reaktualisasi adat istiadat dan menggambarkan etos kebudayaan yang dimiliki masyarakat Gunungkidul.

Gunungkidul dipilih bukan hanya karena sumber daya alamnya, tetapi juga karena ekosistem sosialnya yang kaya akan tradisi. Tradisi tersebut berkembang secara organik dan diwariskan dari generasi ke generasi, menciptakan serangkaian interaksi sosial yang erat.

Peran Adat dalam Kehidupan Masyarakat Gunungkidul

Dalam konteks masyarakat Gunungkidul, tema “Adoh Ratu, Cedhak Watu” mencakup hubungan antara manusia dengan alam, sesamanya, dan Tuhan. Misalnya, interaksi antara manusia dengan hewan ternak merupakan bagian dari adat istiadat yang dijunjung tinggi.

Dr. Koes Yuliadi, Perwakilan Steering Committee FKY, menjelaskan bahwa tema ini juga merepresentasikan daya hidup dan keberlanjutan masyarakat. Ini sejalan dengan semangat kemandirian dan solidaritas yang menjadi kunci dalam memperkuat identitas budaya lokal.

Ketua FKY 2025, B. M. Anggana, menambahkan bahwa tema ini juga memberi makna mendalam dalam konteks sosial dan politik saat ini. Hal ini sekaligus menandai pelaksanaan FKY yang ke-35, menunjukkan keseriusan dalam merayakan kebudayaan.

Acara pembuka FKY 2025 akan dimulai dengan prosesi Pawai Rajakaya, arak-arakan kambing ternak, yang dilanjutkan dengan parade prajurit khas Yogyakarta dan peserta lain yang mengenakan ubo rampe gumbregan. Ini merupakan bentuk penguatan identitas budaya yang diusung dalam festival.

Berbagai program menarik telah disiapkan untuk menyemarakkan FKY 2025, seperti kompetisi yang melibatkan Panji Desa, Rajakaya, dan Jurnalisme Warga. Setiap program dirancang untuk menciptakan keterlibatan masyarakat yang lebih luas dalam kebudayaan.

Inovasi Program FKY 2025 untuk Masyarakat Lokal

Salah satu program yang unik adalah Pasaraya Adat “Ruwang Berdaya,” di mana masyarakat akan diajak untuk memperkenalkan dan menjual produk lokal mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui kearifan budaya yang ada.

Program Pawon Hajat Khasiat merupakan ruang eksperimental untuk pangan lokal. Dalam program ini, kolaborasi akan terjadi antara karang taruna, petani, dan kelompok ibu-ibu untuk menghadirkan inovasi pangan berbasis tradisi.

Kegiatan ini tidak hanya mendukung pelestarian budaya, tetapi juga memperkuat jaringan sosial antar komunitas. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, FKY menciptakan rasa memiliki terhadap budaya sendiri dan dorongan untuk menjaga warisan budaya tersebut.

FKY juga menyediakan ruang bagi seniman dan pelaku budaya lokal untuk berkolaborasi dalam menciptakan karya-karya baru. Hal ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan potensi dan kreativitas yang dimiliki, serta memperkenalkan budaya mereka kepada pengunjung festival.

Setiap kegiatan di FKY 2025 dirancang tidak hanya untuk merayakan kekayaan budaya, tetapi juga untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan adat istiadat. Ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan kebudayaan lokal yang berkelanjutan.

Harapan dan Implikasi Festival bagi Masyarakat

FKY diharapkan menjadi titik tolak dalam rekam jejak penting kebudayaan Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan adanya perayaan tahunan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih menyadari kekayaan yang mereka miliki dan menghargai identitas budaya mereka.

Program-program yang diselenggarakan selama festival juga diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam merayakan dan melestarikan kebudayaan lokal. Kesinambungan antara tradisi dan inovasi menjadi kunci dalam mengembangkan kebudayaan yang relevan dengan zaman.

Penguatan komunitas melalui kolaborasi di festival ini menjadi salah satu harapan agar ke depan, masyarakat semakin terlibat dalam merayakan dan menjaga warisan budaya. FKY akan menjadi ajang yang mendefinisikan ulang hubungan masyarakat dengan adat istiadat mereka.

Pada akhirnya, Festival Kebudayaan Yogyakarta bukan hanya sekadar ajang perayaan, tetapi juga sebagai bentuk refleksi terhadap identitas dan kearifan lokal yang harus terus dikelola dan dikenalkan kepada generasi selanjutnya. Dengan demikian, aspek keterlibatan masyarakat menjadi sangat krusial untuk keberlanjutan kebudayaan.

Previous Post

Dorong Jurnalisme Solutif, Pewarta Bali Pertajam Reportase Mitigasi Bencana

Next Post

Raih WTP Ke-16, Kemenkumham Selesaikan Tahun dengan Prestasi Menuju Transformasi Kelembagaan

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Baliraya
  • Iptek
  • Nasional
  • Otomotif
  • Regional
Rekamfakta.id

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In