• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
No Result
View All Result

Dorong Jurnalisme Solutif, Pewarta Bali Pertajam Reportase Mitigasi Bencana

Dorong Jurnalisme Solutif, Pewarta Bali Pertajam Reportase Mitigasi Bencana

BacaJuga

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kemenkumham Bali Gelar Koordinasi Penyidik PPNS

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kemenkumham Bali Gelar Koordinasi Penyidik PPNS

Pemerintah Dikecam Terlambat, Modernisasi Infrastruktur Pengelolaan Sampah Bali Mangkrak

Pemerintah Dikecam Terlambat, Modernisasi Infrastruktur Pengelolaan Sampah Bali Mangkrak

www.rekamfakta.id – Denpasar baru-baru ini menjadi tuan rumah pelatihan intensif yang menampilkan lebih dari 50 jurnalis dari berbagai media, baik cetak maupun daring. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan berfokus pada peningkatan kapasitas jurnalis dalam meliput bencana alam, sekaligus memperkenalkan praktik Jurnalisme Solutif yang lebih responsif dan informatif.

Pelatihan ini diinisiasi oleh sebuah stasiun televisi lokal dengan dukungan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pemahaman mendalam tentang bagaimana menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat selama masa krisis.

Direktur stasiun televisi tersebut menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam situasi bencana. Menurutnya, tanggung jawab seorang jurnalis tidak berhenti pada penyampaian informasi mengenai kerugian atau dampak bencana saja, tetapi juga harus mencakup penyediaan informasi yang dapat membantu masyarakat dalam merespons bencana secara efektif.

“Ketika bencana alam terjadi, penting untuk memberikan informasi yang berharga bagi korban serta bagi pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan. Hal ini akan sangat mempengaruhi efektivitas penanganan bencana,” ujarnya dengan tegas. Kegiatan ini berlangsung selama enam jam dan menghadirkan para ahli dari berbagai instansi terkait.

Para pemateri berbagi wawasan mengenai berbagai aspek mitigasi bencana yang relevan, khususnya yang berkaitan dengan kondisi geografis dan iklim di Bali. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memahami bahwa tidak semua bencana dapat diprediksi, namun persiapan yang baik dapat membuat perbedaan.

Mengelola Sampah sebagai Langkah Mitigasi Bencana

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali memberikan pencerahan mengenai pengelolaan sampah yang tepat sebagai salah satu cara untuk mencegah bencana yang lebih besar. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa masalah sampah seharusnya ditangani di tingkat rumah tangga dan komunitas melalui pendekatan yang lebih terstruktur.

Menurutnya, di Bali, idealnya tidak ada sampah organik yang harus keluar dari rumah. Dengan inovasi seperti “teba modern”—lubang di halaman yang berfungsi untuk menampung sampah organik—masyarakat dapat mengubah sampah menjadi pupuk kompos. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan kualitas tanah di sekitar kebun.

Beliau juga mengumumkan rencana untuk membangun crisis center yang akan fokus pada pengelolaan sampah secara lebih efektif. Struktur ini diharapkan dapat memberikan dukungan lebih bagi masyarakat dalam menghadapi isu sampah yang kerap menimbulkan masalah lingkungan.

Waspada Terhadap Ancaman Gempa Bumi di Bali

Isu geofisika juga menjadi sorotan dalam pelatihan ini. Seorang ahli geofisika menjelaskan bahaya gempa bumi yang mungkin terjadi di Bali, sebuah wilayah yang rentan terhadap bencana alam. Ia menunjukkan bahwa pergerakan kerak bumi sangat lambat, namun dapat menyebabkan gempa yang kuat jika sudah waktunya.

Melalui analogi yang mudah dipahami, dia menggambarkan proses pemanasan air sebagai konsep yang sama dengan arus konveksi di dalam bumi. Saat pergerakan kerak bumi saling bertemu, maka yang terjadi adalah potensi terjadinya gempa bumi yang tidak terduga.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya pemahaman terminologi meteorologi yang sering digunakan. Hal ini bertujuan agar jurnalis dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan relevan kepada masyarakat saat bencana melanda.

Pentingnya Memahami Iklim dan Cuaca dalam Peliputan Bencana

Materi tentang selisih antara cuaca dan iklim disampaikan dengan cara yang menarik, dengan analogi yang menciptakan suasana santai di ruang pelatihan. Penjelasan ini memberikan gambaran jelas mengenai kondisi harian versus kondisi jangka panjang, sehingga jurnalis dapat lebih memahami konteks yang mereka laporkan.

Hal ini penting, terutama saat melaporkan tentang fenomena cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana. Pemahaman ini diharapkan dapat memberikan jurnalis perspektif yang lebih luas saat menyampaikan berita kepada publik, termasuk aspek risiko yang menyertai kejadian cuaca tertentu.

Melalui pelatihan ini, jurnalis diharapkan tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi mampu memberikan informasi yang mendidik masyarakat mengenai risiko dan cara menghadapi tantangan yang ada. Melalui kolaborasi ini, mereka diharapkan dapat berkontribusi pada penanggulangan bencana yang lebih efektif di Bali.

Membangun Ketahanan Masyarakat terhadap Bencana Alam

Dalam sesi terakhir, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengungkapkan bahwa bencana tidak pernah disebabkan oleh satu faktor tunggal. Ia menjelaskan bahwa sering kali ada interaksi antara kondisi alam dan faktor lain yang meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap bencana.

Sebagai contoh, ia merujuk kepada banjir bandang yang baru saja terjadi. Dengan curah hujan yang melebihi batas ekstrem, masalah ini diperparah oleh gelombang pasang yang menghambat aliran air. Pelajaran dari kejadian ini penting untuk diingat, sehingga langkah-langkah mitigasi dapat diperbaiki di masa mendatang.

Jurnalis diharapkan menjadikan pelatihan ini sebagai titik tolak untuk mengubah cara mereka dalam meliput bencana. Alih-alih hanya memberitakan kesedihan, mereka diajarkan untuk menyisipkan solusi yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat. Dengan cara ini, peliputan bencana tidak hanya mengedukasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan buruk di masa depan.

Previous Post

Konektivitas Digital di Klungkung untuk Dukung Transformasi Digital

Next Post

Gunungkidul Selenggarakan FKY 2025 dengan Tema Adat Istiadat dan Etos Adoh Ratu Cedhak Watu

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Baliraya
  • Iptek
  • Nasional
  • Otomotif
  • Regional
Rekamfakta.id

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In