• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
No Result
View All Result

Tolak Sampah Tekstil Impor Cinta Produk Lokal Selamatkan Lautan Kita oleh Farhana Nariswari

Tolak Sampah Tekstil Impor Cinta Produk Lokal Selamatkan Lautan Kita oleh Farhana Nariswari

BacaJuga

JJLS dan Tol Jogja Berlanjut, DPRD Soroti Monyet Ekor Panjang

JJLS dan Tol Jogja Berlanjut, DPRD Soroti Monyet Ekor Panjang

Diplomasi Santai Yogyakarta: GKR Mangkubumi Jamuan Pejabat Kyoto di Warung Gudeg Pinggir Jalan

Diplomasi Santai Yogyakarta: GKR Mangkubumi Jamuan Pejabat Kyoto di Warung Gudeg Pinggir Jalan

www.rekamfakta.id – Yogyakarta – Fenomena thrifting atau berburu pakaian bekas telah berubah menjadi sorotan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Mulanya dianggap sebagai solusi ekonomis dan ramah lingkungan, kini praktik ini diakui berkontribusi pada budaya konsumsi berlebihan serta memperburuk krisis lingkungan yang disebabkan oleh limbah tekstil.

Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari, menyerukan masyarakat untuk menolak impor pakaian bekas. Dia juga mengajak publik untuk lebih mendukung produk dan industri lokal yang berkualitas di Indonesia.

Seruan ini muncul dalam Diskusi Komunikasi Magister (Diskoma) Fisipol UGM berjudul “Di Balik Euforia Thrifting: Gaya Hidup, Krisis Lingkungan, hingga Ilusi Keberlanjutan” yang diadakan secara daring. Diskusi ini bertujuan untuk membahas lebih dalam dampak praktik thrifting terhadap lingkungan dan ekonomi lokal.

Pujia Nuryamin Akbar, Brand Ambassador Sahabat Lingkungan, menekankan bahaya yang mengintai di balik pakaian bekas. Menurutnya, mayoritas pakaian bekas impor terbuat dari poliester, yang mengandung mikroplastik berbahaya.

Saat dicuci, mikroplastik ini terbawa ke lautan, yang tentunya berdampak negatif bagi ekosistem. “Partikel ini tidak hanya bertumpuk di tempat pembuangan akhir, tetapi juga mencemari lautan kita,” tegas Pujia, sambil mengungkapkan realitas pahit di balik praktik thrifting yang tampaknya ramah lingkungan.

Pujia juga mengingatkan bahwa istilah thrift, yang berasal dari abad ke-14, seharusnya merujuk pada kehematan dan penggunaan sumber daya dengan bijak. Namun, perkembangan budaya thrifting saat ini lebih didorong oleh tren digital dan kebiasaan konsumtif yang berlebihan.

Bahaya Lingkungan dari Praktik Thrifting dan Pakaian Bekas

Farhana Nariswari memaparkan data mengejutkan mengenai ketimpangan distribusi limbah tekstil global akibat fast fashion. Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, sering menjadi tujuan akhir bagi pakaian donasi dari negara maju.

“Hanya sekitar 10 persen pakaian donasi yang benar-benar digunakan kembali. Sedangkan 90 persen sisanya menjadi limbah yang mencemari lingkungan di negara-negara berkembang,” jelas Farhana, menyoroti tantangan serius yang harus dihadapi oleh pemerintah dan industri lokal.

Krisis limbah tekstil ini bukan hanya masalah negara berkembang, tetapi juga menciptakan beban bagi masyarakat lokal. Dengan tingginya volume limbah, perlu ada upaya nyata untuk mendorong praktik keberlanjutan di dalam negeri.

Mendorong Cinta Produk Lokal sebagai Solusi Berkelanjutan

Farhana menekankan pentingnya apresiasi produk lokal sebagai bagian dari solusi berkelanjutan yang mendukung ekonomi nasional. Konsep produk buatan tangan berkualitas tinggi atau artigianale diartikan sebagai dukungan terhadap para perajin lokal.

“Saya menggunakan kain dari berbagai daerah dalam sesi pemotretan saya selama acara Puteri Indonesia sebagai bentuk dukungan kepada perajin lokal,” tuturnya. Dengan cara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai hasil kerajinan lokal yang kaya akan nilai budaya.

Iklan dan promosi produk lokal ini diharapkan dapat mengubah pola pikir konsumen. Harapannya, lebih banyak orang memilih untuk membeli produk lokal ketimbang pakaian bekas atau produk impor yang merugikan lingkungan.

Kampanye Kesadaran Lingkungan dan Pilihan Berkelanjutan di Masyarakat

Pendidikan dan kampanye kesadaran lingkungan perlu digalakkan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan yang memadai tentang dampak dari praktik konsumsi yang tidak berkelanjutan. Upaya ini sangat penting untuk menyadarkan generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Diskusi semacam ini menjadi titik awal yang baik untuk memicu perubahan sikap dan perilaku dalam berbelanja. Dengan memahami lebih dalam tentang dampak dari konsumsi pakaian bekas, diharapkan masyarakat dapat beralih ke pilihan yang lebih ramah lingkungan.

Setiap individu memiliki peran penting dalam mengurangi limbah dan mendukung keberlanjutan. Langkah kecil seperti memilih produk lokal dan mengurangi pembelian pakaian bekas dapat memberikan dampak yang besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Previous Post

Peringatan HAS 2025 di Bali, Komunitas Suarakan 11 Tuntutan untuk Akhiri AIDS 2030

Next Post

Audiensi FKMHII dengan DPR RI Membahas PP KEN dan Menyerahkan Rekomendasi Kebijakan

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Baliraya
  • Iptek
  • Nasional
  • Otomotif
  • Regional
Rekamfakta.id

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In