www.rekamfakta.id – Denpasar – Universitas Primakara kembali menegaskan komitmennya pada inovasi dengan menghadirkan tiga pakar internasional dari Korea Selatan. Kehadiran mereka tidak hanya bertujuan untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang baru bagi mahasiswa dan dosen dalam menghadapi tantangan dunia digital yang semakin kompleks.
Dengan para pakar ini, Universitas Primakara ingin memberi wawasan yang lebih dalam tentang teknologi yang mampu mengubah wajah pendidikan. Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan mengedepankan teknologi terkini.
Prof. Hn Jae Ho, Ph.D. dari Korean University, yang ahli dalam bidang teknik otak dan kognisi, mempresentasikan kuliah menarik mengenai pengenalan biometrik yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Materi yang beliau sajikan sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini dan memberikan gambaran nyata tentang masa depan pendidikan.
Peran Biometrik dalam Inovasi Pendidikan Modern
Teknologi biometrik memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan di lembaga pendidikan. Dari sistem absensi otomatis hingga pengelolaan data mahasiswa, implementasi teknologi ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi semua pihak yang terlibat.
Dengan memanfaatkan biometrik, universitas dapat menciptakan ekosistem belajar yang aman dan personal. Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi mahasiswa dan dosen.
Selain itu, pemanfaatan AI dalam pendidikan memungkinkan otomasi beberapa proses administratif, sehingga memberikan lebih banyak waktu bagi dosen untuk fokus pada pengajaran. Inovasi ini diharapkan bisa menjadi model bagi institusi lain dalam merangkul teknologi.
Kepemimpinan Digital di Era Kecerdasan Buatan
Selama sesi kuliah, Prof. Park Si Hyun, Ph.D. dari Yeungnam University, membahas pentingnya kepemimpinan di era digital. Dengan perkembangan teknologi yang cepat, seorang pemimpin di masa depan harus mampu mengintegrasikan visi dan strategi dengan inovasi teknologi.
Pendidikan kepemimpinan ini sangat penting bagi mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja yang terus berubah. Pesan beliau menggugah mahasiswa untuk berani bermimpi dan merencanakan langkah-langkah konkrit dalam mencapai tujuan mereka.
Prof. Park juga menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tentang membangun relasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dalam konteks global, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan sangatlah krusial.
Kolaborasi Internasional untuk Pendidikan Berkualitas
Kehadiran Prof. Lee Sun Hee, Ph.D. dari Seoul National University of Science & Technology, semakin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pendidikan tinggi. Sebagai pakar dalam desain sirkuit elektronik dan akustik, beliau berbagi pandangannya mengenai inovasi yang dapat diciptakan melalui kerjasama internasional.
Prof. Lee menunjukkan bahwa pertukaran ilmu pengetahuan antarnegara bukan sekadar rutinitas, melainkan fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan global. Inovasi dalam pendidikan akan lebih cepat tercapai jika dilakukan secara kolektif.
Rektor Universitas Primakara, Dr. I Made Artana, S.Kom., M.M., menyatakan bahwa antusiasme mahasiswa dan dosen sangat terlihat dalam sesi ini. Diskusi yang berlangsung penuh semangat menunjukkan bahwa semua pihak menyadari pentingnya topik yang diangkat.
Dengan kegiatan ini, Universitas Primakara berharap dapat menjalin hubungan yang lebih erat dengan institusi pendidikan di Korea Selatan. Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi jembatan untuk pembelajaran dan riset yang lebih baik di masa mendatang.
Langkah Strategis Menuju Masa Depan Pendidikan
Acara yang berlangsung di XD Stage Lantai 3 Universitas Primakara dimulai pukul 09.30 WITA ini juga disertai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama. Momentum ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang akan memperkaya jaringan akademik kedua negara.
Diskusi ilmiah ini dipimpin oleh Made Adi Paramartha Putra, Ph.D., yang merupakan Wakil Rektor IV Bidang Riset dan Inovasi. Dengan latar belakang pendidikan di Kumoh National Institute of Technology di Korea Selatan, beliau mengerti betul tantangan dan peluang dalam berkolaborasi internasional.
Universitas Primakara berkomitmen untuk tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga membangun jembatan pengetahuan global. Upaya ini diharapkan dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional, tetapi juga di panggung internasional.
Keberhasilan acara ini dan hasil dari kerja sama yang terjalin merupakan langkah strategis menjawab tantangan pendidikan modern. Dengan semangat dan komitmen yang kuat, Universitas Primakara siap menjadi pelopor dalam inovasi pendidikan di Indonesia.


