www.rekamfakta.id – Generasi pembalap muda Indonesia yang tergabung dalam Astra Honda Racing School (AHRS) semakin menunjukkan prestasi yang membanggakan di pentas internasional. Bintang Pranata Sukma berhasil meraih dua podium kedua dalam seri ketiga Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (TTC) 2025 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, akhir pekan lalu.
Pada balapan pertama yang digelar pada Sabtu (23/8), Bintang, yang memulai dari posisi kelima, langsung mengambil inisiatif dan bersaing ketat dengan para pembalap lain. Dengan performa yang konsisten, Bintang hanya terpaut 0,162 detik dari pemenang balapan, menjadikannya salah satu pembalap muda yang patut diperhitungkan.
Di balapan kedua yang berlangsung pada Minggu (24/8), Bintang menunjukkan kemampuan luar biasa dengan sempat memimpin beberapa putaran. Meski akhirnya finis di posisi kedua, ia tetap mencatatkan selisih waktu yang sangat tipis, yaitu hanya 0,091 detik dari posisi pertama.
Pendidikan dan Pendampingan Sewaktu di Astra Honda Racing School
Pendidikan dan pelatihan yang diterima oleh para pembalap di Astra Honda Racing School sangat menentukan keberhasilan mereka di kancah internasional. Selain latihan di lintasan, mereka juga mendapatkan pembekalan mental untuk membantu menghadapi tekanan saat balapan.
Program yang dirancang dengan baik mencakup latihan fisik dan teknik balap yang intensif. Pelatih berpengalaman memberikan arahan yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan para pembalap muda agar dapat bersaing dengan pembalap dari negara lain.
Melalui kombinasi teori dan praktik yang seimbang, pembalap dapat mengevaluasi performanya. Ini sangat penting agar mereka cepat belajar dan beradaptasi di setiap seri balapan yang diikuti.
Performa Mengagumkan Abimanyu dalam Debutnya di TTC
Selain Bintang, ada Abimanyu Bintang Fermadi yang juga menarik perhatian dengan debutnya yang mengesankan di TTC. Abimanyu, yang berusia 13 tahun, menggantikan Ziven Rosul Abiy Salim yang sedang dalam masa pemulihan.
Pada balapan pertamanya, Abimanyu memulai dari posisi ke-14 dan berhasil finis di urutan ke-11. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan yang menjanjikan meski baru pertama kali turun di kompetisi tingkat ini.
Di balapan kedua, Abimanyu menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan menembus tujuh besar. Poin yang ia kumpulkan dalam dua balapan awal ini menambah optimisme bahwa ia dapat bersaing di kelas yang lebih tinggi di masa depan.
Konsistensi dan Potensi Pembalap Muda Indonesia di Kancah Internasional
Konsistensi prestasi yang ditunjukkan oleh para pembalap binaan AHM mencerminkan potensi besar mereka untuk berkembang di level internasional. Bintang, Abimanyu, dan Ziven adalah contoh nyata dari keberhasilan program pelatihan yang sistematis dan terarah.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, juga menyatakan kebanggaannya terhadap pencapaian para pembalap muda ini. Menurutnya, pencapaian yang diraih adalah bukti konkret bahwa para pembalap Indonesia semakin melesat di ajang internasional.
Para pembalap ini tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar dari satu sama lain. Mereka saling mendukung dan berbagi pengalaman, yang semakin menguatkan ikatan satu tim dan semangat kompetisi di antara mereka.
Persaingan di Klasemen Sementara TT Anda
Saat ini, Bintang Pranata Sukma berada di posisi keempat klasemen sementara dengan total 74 poin. Hanya terpaut 18,5 poin dari pemimpin klasemen, hal ini menunjukkan bahwa ada peluang besar untuk meraih posisi teratas jika ia terus tampil konsisten.
Di posisi lainnya, Ziven Rosul Abiy Salim berada di peringkat kesepuluh dengan 29,5 poin, sedangkan debutan Abimanyu telah mengumpulkan 14 poin, menempatkannya di posisi ke-16. Dengan sisa banyak seri, tidak menutup kemungkinan untuk mereka bergerak naik dalam klasemen.
Dengan kesempatan berharga di depan, pembalap muda Indonesia memiliki peluang besar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Seri keempat dan kelima yang diadakan di Sepang, Malaysia, bulan September dan November mendatang menjadi momen penting bagi mereka untuk membuktikan kemampuan.