• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Senin, 22 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif
No Result
View All Result
Rekamfakta.id
No Result
View All Result

Analisis Pakar: Banjir di Bali dan NTT Akibat Tata Ruang serta Perubahan Iklim

Bantuan Segera untuk Korban Banjir Denpasar dengan Dana BTT dari Gubernur Koster

BacaJuga

Polemik Stadion Maguwoharjo: Sultan HB X Tegaskan Tidak Ada Monopoli untuk PSIM

Polemik Stadion Maguwoharjo: Sultan HB X Tegaskan Tidak Ada Monopoli untuk PSIM

Inovasi Daur Ulang Plastik Jogja Mendapat Apresiasi dan Siap Masuk Jabodetabek

Inovasi Daur Ulang Plastik Jogja Mendapat Apresiasi dan Siap Masuk Jabodetabek

www.rekamfakta.id – Yogyakarta – Bencana banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan September 2025 menjadi topik yang perlu diperhatikan serius. Selain mengakibatkan kerugian materi, fenomena ini menyisakan banyak pertanyaan mendasar mengenai kesiapan tata ruang, kondisi lingkungan, dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Dalam konteks ini, banyak ahli yang memberikan pandangan mengenai penyebab dan solusinya. Salah satunya, Prof. Dr. Djati Mardiatno, seorang Guru Besar Geomorfologi Lingkungan dari Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menjelaskan secara rinci tentang penyebab bencana tersebut.

Ia menyebutkan bahwa hujan ekstrem dengan curah lebih dari 300 mm dalam sehari menjadi pemicu utama terjadinya banjir ini. Namun, faktor lain yang memperburuk kondisi adalah berkurangnya tutupan lahan di kawasan yang terdampak banjir sehingga menyebabkan air hujan lebih banyak mengalir sebagai aliran permukaan.

Berdasarkan penjelasan Djati, luluhnya tutupan hutan yang digantikan oleh area terbangun membuat tanah kesulitan meresap air, yang pada akhirnya memicu terjadinya banjir bandang. Dalam pandangan ini, pengelolaan ruang yang lebih baik dan berkelanjutan menjadi sangat penting.

Djati menekankan pentingnya memperbaiki tata ruang dan menambah ruang terbuka hijau sebagai solusi jangka panjang. Dengan langkah ini, diharapkan daya serap tanah terhadap air hujan dapat meningkat sehingga risiko banjir bisa diminimalkan.

Selain itu, penciptaan kebijakan untuk membatasi alih fungsi lahan hutan serta pembersihan saluran sungai juga dianggap kunci untuk menjaga fungsi drainase tetap optimal. Kebijakan yang tepat bisa memitigasi dampak buruk dari bencana alam ini.

Peran Perencanaan Kota dalam Menghadapi Banjir

Sejalan dengan pandangan Djati, Prof. Ir. Bakti Setiawan, pakar perencanaan kota dari Fakultas Teknik UGM, juga menyampaikan pendapatnya. Ia menegaskan bahwa banjir tidak hanya dipicu oleh faktor alam, tetapi juga oleh lemahnya pengendalian tata ruang dan pembangunan yang tidak terencana baik.

Bakti menyoroti adanya faktor eksternal seperti perubahan iklim yang mempengaruhi pola cuaca. Namun, ia juga menunjukkan bahwa ada faktor internal yang penting, yaitu tata ruang dan perkembangan kota yang tidak terkendali.

Menurutnya, strategi penanganan banjir harus berfokus pada pengurangan risiko bencana. Hal ini mencakup penataan ruang yang adaptif terhadap potensi bencana serta penguatan ketahanan sosial masyarakat melalui peningkatan social capital.

Pendidikan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi potensi bencana juga sangat penting. Keterlibatan masyarakat perlu didorong agar mereka menjadi lebih waspada dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana yang lebih parah di masa depan.

Sinergi antara Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat

Kedua pakar tersebut sepakat bahwa sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat merupakan hal yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah daerah diharapkan dapat menyiapkan rencana darurat yang matang untuk menghadapi bencana, serta menegakkan aturan tata ruang yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, akademisi memiliki peran penting dalam melakukan penelitian dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Mereka dapat memberikan pemahaman tentang kondisi lingkungan dan upaya mitigasi yang dapat dilakukan.

Masyarakat pun perlu aktif berpartisipasi dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kesiapsiagaan masyarakat dapat mengurangi angka kerugian yang diakibatkan oleh bencana.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara semua pihak, dijamin dapat membentuk kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi bencana banjir di masa yang akan datang.

Strategi Mitigasi untuk Menghadapi Ancaman Banjir

Prof. Djati menutup pemikirannya dengan menekankan bahwa bencana bukan semata-mata hasil dari faktor alam, melainkan juga dari cara manusia mengelola ruang hidup. Manajemen yang bijaksana terhadap ruang yang ada sangat mungkin untuk menekan risiko bencana ke depannya.

Lebih jauh, jika ruang dikelola dengan baik, masyarakat juga akan mendapatkan manfaat lebih dalam kehidupan sehari-hari. Ketersediaan ruang terbuka hijau misalnya, tidak hanya berfungsi untuk mengurangi risiko banjir tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Ke depannya, perlu adanya perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga serta melestarikan lingkungan. Melalui upaya bersama, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi ancaman bencana di masa depan dan mampu untuk beradaptasi dengan perubahan iklim yang semakin nyata.

Dari semua yang telah dibahas, jelas bahwa pendekatan holistik diperlukan untuk menangani masalah yang kompleks ini. Dengan adanya kolaborasi yang solid antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, harapannya akan tercipta lingkungan yang lebih aman dan resilient.

Previous Post

Fokus Bupati Tabanan Dalam Penurunan Angka Stunting

Next Post

Ingatkan Bahaya Delegitimasi dan Dorong Sinergi Nyata dengan TNI di Jatim

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Baliraya
  • Iptek
  • Nasional
  • Otomotif
  • Regional
Rekamfakta.id

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Navigate Site

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Regional
  • Baliraya
  • Iptek
  • Otomotif

© 2025 rekamfakta.id – Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In